alfabet-alpha.com Mari Berjejaring Dan Saling Menguatkan LPMM ALPHA

Fakultas MIPA selalu sediakan buka Puasa gratis dalam setiap tahunnya


Oleh : Vina Soraya
 
            Marhaban ya Ramadhan, Umat muslim di seluruh dunia tentunya telah menanti datangnya bulan suci ini. Bulan Ramadhan bulan penuh rahmat dan ampunan Allah SWT. Selama bulan suci Ramadhan seluruh umat islam diwajibkan berpuasa penuh selama satu bulan. Tentunya seluruh orang muslim akan berlomba – lomba untuk berbuat kebaikan dalam bulan suci ini. Banyak kegiatan yang bernilai pahala pada saat bulan ini. Salah satu bentuk berbuat kebaikan dalam bulan puasa ini yaitu memberi makan orang yang berpuasa. Memberi makan orang yang berpuasa maka mendapat ganjaran pahala yang setara dengan orang yang sedang berpuasa.
            Agenda buka puasa gratis tentunya selalu menjadi agenda tahunan pada setiap masjid – masjid pada saat bulan Ramadhan tak terkecuali Masjid Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember. Agenda buka puasa gratis ini telah dilaksanakan rutin setiap tahunnya. Pada Ramadhan tahun ini buka puasa gratis dilaksanakan sejak tanggal 8-17 Mei. Buka puasa gratis merupakan salah satu bagian dari acara Kampus Ramadhan.
            Kampus Ramadhan merupakan seraingkaian acara yang mencakup kajian ilmu fiqih dasar, buka puasa bersama, tarawih bersama, dan tadarus bersama. Acara kampus Ramadhan dimulai setiap jam 15.45 hingga selesai selama 10 hari dengan serangkaian acara yang telah disebutkan. Sasaran dari acara kampus Ramadhan sendiri yaitu masyarakat umum.
“Bisa mengajak teman – teman semua khususnya warga FMIPA untuk memanfaatkan bulan Ramadhan ini sebagai uoaya peningkatan ketaqwaan terhadap Allah SWT. “ Ujar Bariji selaku ketua Pelaksana acara ini saat ditanya harapan diadakannya acara Kampus Ramadhan ini.
Tentunya acara ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak Fakultas dan Dosen pengajar. Bentuk dukungan ini tergambar dari bantuan dana yang diberikan oleh Fakultas dan Dosen pengajar. Acara kampus Ramadhan ini akan ditutup dengan kegiatan santunan anak yatim yang dilaksanakan pada 17 Mei 2019.
            “Kami juga memfasilitasi masyarakat Fmipa untuk ikut serta menyantuni dan berbagi bersama anak yatim” Ujar Bariji
           

LEMAHNYA PENDIDIKAN DI INDONESIA


Oleh : Jihan Febryan Damayanti
Generasi muda merupakan harapan negara. Namun, di era globalisasi saat ini masyarakat telah menggunakan cara berfikir yang cenderung meninggalakan budaya ketimuran dan lebih mengacu dengan budadaya barat yang cenderung bebas. Pendidikan merupakan salah satu faktor penting kewibawaan sebuah negara. Dengan mutu pendidikan yang baik pastinya akan melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas dan kompeten di bidangnya. Dari pendidikan seseorang akan belajar menjadi pribadi yang berkarakter dan memiliki ilmu sosial yang tinggi.
     Pendidikan di indonesia kembali menjadi sorotan dalam beberapa hari belakangan ini. Salah satu gagasan terbaru menteri pendidikan dan kebudayaan mengenai sistem pendidikan dan kebudayaan membuat mata masyarakat kembali meninjau mutu pendidikan di indonesia. Pada tahun 2014 posisi pendidikan di indonesia sangatlah buruk. The learning gurve pearson 2014, sebuah lembaga peningkatan pendidikan dunia memaparkan bahwa indonesia menempati peringkat terakhir dalam mutu pendidikan di dunia. Sedangkan di tahun 2015 mutu pendidikan di indonesia masih saja berada di 10 negara yang memiliki mutu pendidikan rendah. Penyebab rendahnya mutu pendidikan di indonesia adalah masalah efektifitas, efisiensi dan standarisasi pengajaran. Hal tersebut masih menjadi masalah pendidikan di indonesia pada umumnya. 
           Beberapa faktor yang menjadi penyebab rendahnya pendidikan di indonesia yaitu sistem pengajaran yang monoton. Sistem pendidikan yang sama selalu diterapkan para pengajar kepada muridnya. Selain itu penggunan buku paket sebagai acuan jga menjadi salah satu penyebabnya. Indonesia sudah beberapa kali mengganti kurikulum yang digunakan tetapi setiap terjadinya perubahan kurikulum nyatanya tidak menimbulkan perubahan yang signifikan. Meskipun kurikulum diubah tetapi sistem penggunaan buku acuan tetap saja digunakan tanpa adanya buku referensi yang lain. Budaya menyontek yang semakin marak .Menyontek yang menjadi kebiasaan para siswa di indonesia saat ini semaki parah. Siswa yang malas belajar dan guru yang tidak bisa mengontrol serta kurang tegas terhadap tindakan menyontek siswanya menjadi salah satu penyebabnya. 
       Kemajuan teknologi dan perubahan yang terjadi memberikan kesadaran baru bahwa indonesia tidak lagi berdiri sendiri. Indonesia berada di tengah-tengah dunia yang baru, dunia terbuka sehingga orang bebas membandingkan kehidupan dengan negara lain. Kita sebagai generasi muda harus cermat untuk mengamati perkembangan teknologi di indoneisia. Dalam dunia pendidikan saat ini telah tersedia E-book dan E-learning yang memudahkan kita untuk belajar dan mencari referensi materi yang lebih lengkap. Meningkatkan kualitas guru dan mengubah sistem ajar supaya tidak monoton juga bisa membantu memperbaiki sistem pendidikan di indonesia. 

MENGAPA HARUS ADA HARI BURUH


Oleh : Vina Soraya
1 Mei 1886 terdapat aksi mogoknya buruh di Amerika Serikat (AS). Mogoknya buruh ini didasari karena keinginan untuk tercapainya ekonomi politis hak – hak industrial. Permasalahan yang terjadi saat itu banyak negara – negara kapitalis yang mengalami perubahan dalam aturan yang telah ada  seperti pengetatan disiplis dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik. Buruh yang melakukan aksi turun dijalan ini meminta untuk menetapkan jam kerja hanya 8 jam setiap harinya. Karena kondisi saat buruh dipekerjakan 19 sampai 20 jam setiap harinya. Jumlah buruh yang demo saat itu mencapai 350.000 orang. Aksi demo ini terus ber;anjut hingga 3 mei 1886.
Banyaknya buruh yang demo saat itu dan tidak kunjung reda membuat pemerintah setempat melakukan serangan senjata yang menewaskan 4 orang dan banyak korban luka – luka. Atas dasar hal ini lah demo berlanjut hingga tanggl 4 Mei dengan masa yang semakin banyak. Terdapat korban lagi pada demo ini satu orang meninggal dan 70 luka – luka.
Hari buruh ditetapkan pada 1 Mei 1889. Namun di Indonesia sendiri hari buruh sempat dihapuskan dari hari libur namun pada 1 Mei 2000 terjadi demo besar – besaran. Demo ini diikuti oleh buruh dan mahasiswa yang menuntut untuk hari buruh dijadikan cuti bersama. Permintaan peserta demo untuk menjadikan hari libur nasional tentunya bukan tanpa tujuam. Tujuan dilakukan permintaan tersebut harapannya agar para pekerja buruh apat beristirahat pada hari itu. Demo ini berlangsung selama satu minggu penuh. Namun, aksi protes ini baru direalisasikan pada tahun 2013
“Hari ini, saya tetapkan 1 mei sebagai Hari Libur     Nasional dan dituangkan dalam Peraturan Presiden” kicauan Susilo Bambang Yudoyono dalam akun twitternya (29 Juli 2013).
Peringatan hari buruh ini selalu dimeriahkan setiap tahunnya. Pemerihaan ini selalu berhubungan dengan aksi turun jalan untuk menuntut hak – hak yang masih dirasa tidak terpenuhi. Hak yang masih dipermasalahkan umunya karena masalah upah gaji yang diterima.

PERAN MAAHASISWA DALAM PEMILU 2019


Oleh : Jihan Febryan Damayanti
Pesta demokrasi Indonesia akan segera terlaksana. Tepatnya tanggal 17 April 2019 mendatang. Tentunya suara mahasiswa berperan dalam pemilu 2019 ini. Setidaknya 40% dari seluruh suara didapatkan dari suara mahasiswa. Mahasiswa  selalu digadang – gadangkan sebagai agen Perubahan, control moral, dan iron stock. Sebagai agen perubahan dalam bidang politik, mahasiswa tidak harus terjun  langsung ke lapangan dengan para pemangku kepentingan politik. Sebab, mahasiswa sebagai agen perubahan dapat diartikan seorang yang membuat perubahan tanpa menimbulkan dampak negative pada masyarakat.
Adapun bentuk partisipasi seorang mahasiswa dalam menghadapi pemilu 2019 seperti yang tercantum dalam Pasal 44  Ayat 3 UU Nomor 7 Tahun 2017 ada beberapa hal. Misalnya, tidak melakukan keberpihakan, tidak mengganggu jalannya pemilu, meningkatkan partisipasi politik masyarakat dan mendorong terwujudnya suasana pemilu yang kondusif, aman ,damai, tertib serta lancar. Seorang mahasiswa seharusnya bersikap netral dan  lebih mengedepankan sikap independensi dalam menyikapi dinamka politik yang terjadi menjelang perhelatan demokrasi tersebut. Mahasiswa tidak boleh terjebak pada politik pragmatis dan bebas menentukan hak pilihnya masing-masing berdasarkan kualitas. Mahasiswa merupakan pejuang di ujung tombak anti politik uang. Mahasiswa menjadi salah satu contoh yang tidak bisa disuap dengan uang.
Dalam menjalankan pemilu 2019 mendatang,mahasiswa menjadi target utama yang mampu mengawasi jalannya pemilu karena memiliki lingkaran relasi yang baik seperti relasi di jurusan,fakultas maupun universitas. Aliansi BEM SI se Sumbagsel menempatkan diri sebagai bagian dari rakyat yang tidak bisa dipisahkan dalam penyelenggaraan pemilu. BEM SI merupakan aliansi BEM yang tergabung dari berbagai kampus diseluruh Indonesia yang memiliki posisi serta berpihak pada kepentingan rakyat. BEM SI tidak berafilasi dengan kepentingan politik manapun. Didasari atas perhatian yang mendalam serta tanggung jawab moril atas nasib bangsa maka aliansi  BEM SI (Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia ) se sumbagsel atas nama mahasiswa menyatakan sikap melalui presiden mahasiswa universitas bengkulu (UNIB) yaitu :
1.      Akan mengawal kinerja KPU dalam menyelenggarkan pemilu tahun 2019 demi terwujudnya pesta demokrasi yang berintegritas.
2.      Menuntut KPU secara tegas untuk mengumumkan caleg mantan napi kepada masyarakat melalui sosialisai dan media massa.
3.      Menuntut KPU provinsi Bengkulu untuk menjamin partisipasi pemilu minimal 80 persen dari DPT pemilu tahun 2019.
4.      Kami aliansi BEM SI se Sumbagsel siap mendukung secara penuh dalam meningkatkan partisipasi pada pemilu tahun 2019.
Sikap independen mahasiswa memang bukanlah hal yang wajib. Menyatakan keberpihakan pada suatu kepentingan politik baik secara personal ataupun lembaga adalah bagian dari kebebasan berpendapat seorang mahasiswa. Selagi lembaga yang dibawa tidak dilarang untuk terlibat dalam politik praktis. Namun untuk menjaga idealisme dan keilmiahan gerakan mahasiswa, serta guna menjaga nafas gerakan terus berlanjut siapapun nantinya yang memenangkan kontestasi pemilu 2019 independansi gerakan mahasiswa adalah penting untuk tetap dijaga dan dipahami oleh masyarakat.

Copyright © 2013 LPMM ALPHA and Blogger Themes.