Langsung ke konten utama

Lomba jurnalistik diesnatalis LPMM ALPHA ke-12


LPMM ALPHA
Proudy Present
Lomba jurnalistik diesnatalis LPMM ALPHA ke-12

TEMA : Indonesia Jaman Now
Sub Tema        :           1. Pendidikan
                                    2. Ekonomi
                                    3. Politik
                                    4. Kesehatan
                                    5. Sosial Budaya
Syarat Dan Ketentuan:
1.      Terbuka untuk umum
2.      Setiap lomba dibatasi 2 pemenang yang terdiri dari Juara Umum dan Juara Favorit. Juara umum berdasarkan penilaian juri dan juara favorit berdasarkan like terbanyak.
3.      Karya yang dikirim merupakan karya orisinil dan tidak mengandung unsur SARA serta tidak pernah diikutsertakan dalam lomba sejenis
4.      Semua peserta wajib follow akun Instagram LPMM ALPHA (@lpmmalpha)
5.      Opini mengandung 800-1000 kata
6.Setiap peserta memeperoleh e-sertifikat

Alur Perlombaan:
1.      Semua peserta wajib follow akun Instagram LPMM ALPHA (@lpmmalpha)
2.      Peserta mengirimkan karya melalui email LPMM ALPHA (lpmm.alpha@gmail.com)
3.      Karya yang telah dikirim akan diposting di akun Instagram LPMM ALPHA
4.      Proses penilaian untuk juara favorit berdasarkan like terbanyak

Format Pengiriman:
1.      Format Pengiriman Opini
Nama file        : Nama_Judul Karya
Subjek             : Lomba Jurnalistik LPMM ALPHA_Opini
2.      Format Pengiriman Fotografi dan sketsa
Foto yang dikirim dalam format .jpg, File sketsa merupakan hasil scan, Setiap gambar diberikan caption yang menarik
Nama File        : Nama_Judul Karya
Subjek             : Lomba Jurnalistik LPMM ALPHA_Fotografi/Sketsa
Setiap peserta wajib melampirkan biodata diri di dalam setiap karya yang dikirimkan dengan format:
Nama                           :
Asal                             :
No. Hp                                    :
Akun Instagram          :

Jadwal:
Waktu Pengumpulan   : 17-26 April 2018
Pengumuman              : 27 April 2018
Pemberian Apresiasi    : 28 April 2018 (malam puncak diesnatalis LPMM ALPHA)

Hadiah
            Setiap pemenang akan memperoleh uang pembinaan dan sertifikat. Seluruh peserta memperoleh e-sertifikat.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jawaban Rektor UNEJ Terkait Pelantikan Dekan

Jawaban Rektor UNEJ Terkait Pelantikan Dekan Oleh: Nurul Mahmuda K egaduhan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (F MIPA ) terkait pelantikan dekan baru periode 2016-2020 sudah tercium sejak akhir 2015. Isu mengenai Rektor Universitas Jember (UNEJ) yang tidak melantik dekan dengan perolehan suara tertinggi menjadi fakta yang harus diterima oleh warga FMIPA. Kamis (14/01) bertempat di Gedung Rektorat Universitas Jember, pelantikan Dekan baru FMIPA telah dilangsungkan. Berdasarkan hasil pemberian pertimbangan oleh senat fakultas yang berupa pemungutan suara menyebutkan bahwa perolehan suara tertinggi adalah Dr. Kahar Muzakhar, S.Si., namun dekan FMIPA yang dilantik yaitu Drs . Sujito , Ph.D . yang memiliki selisih tiga suara. Hal ini menuai protes dari beberapa lini di FMIPA. Beberapa Senat fakultas, dosen, mahasiswa maupun karyawan memprotes dan menyayangkan mengenai kejadian ini. Seperti halnya Itok Dwi, mahasiswa kimia 2012, menganggap bahwa pemu

BUTA AKSARA di JEMBER

Ada tiga hal yang selalu didegungkan pemerintah terkait pembangunan pendidikan di Indonesia, yakni wajib belajar pendidikan dasar, rehabilitasi sekolah dan pemberantasan buta aksara. Namun pada kenyataannya sampai saat ini Indonesia masih belum berhasil  mengatasinya ketiganya, termasuk salah satunya Buta Aksara. Penyadang buta aksara di Indonesia  masih tergolong besar. Kriteria penyandang buta aksara yaitu buta aksara dan angka, buta bahasa Indonesia, dan buta pengetahuan dasar. tingginya angka putus sekolah dasar, beratnya geografis Indonesia. Menurut pemerintah  kesuliatan terbesar dalam pemberantasan buta aksara adalah karena tingginya angka putus sekolah dasar, beratnya geografis Indonesia, munculnya buta aksara baru, dan kembalinya seseorang menjadi buta aksara. a.    Buta aksara di jember Jawa timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi selatan dan Nusa tenggara Barat yang mencapai adalah urutan peringkat dari provinsi yang memiliki penyadang buta akasara terbesar di Indone

LEMAHNYA PENDIDIKAN DI INDONESIA

Oleh : Jihan Febryan Damayanti Generasi muda merupakan harapan negara. Namun, di era globalisasi saat ini masyarakat telah menggunakan cara berfikir yang cenderung meninggalakan budaya ketimuran dan lebih mengacu dengan budadaya barat yang cenderung bebas. Pendidikan merupakan salah satu faktor penting kewibawaan sebuah negara. Dengan mutu pendidikan yang baik pastinya akan melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas dan kompeten di bidangnya. Dari pendidikan seseorang akan belajar menjadi pribadi yang berkarakter dan memiliki ilmu sosial yang tinggi.      Pendidikan di indonesia kembali menjadi sorotan dalam beberapa hari belakangan ini. Salah satu gagasan terbaru menteri pendidikan dan kebudayaan mengenai sistem pendidikan dan kebudayaan membuat mata masyarakat kembali meninjau mutu pendidikan di indonesia. Pada tahun 2014 posisi pendidikan di indonesia sangatlah buruk. The learning gurve pearson 2014, sebuah lembaga peningkatan pendidikan dunia memaparkan bahwa indonesia